Klarifikasi Bupati Sri Juniarsih : Videotron Bukan Kampanye Politik
POSKOTAKALTIMNEWS,
BERAU : Bupati
Berau Sri Juniarsih memberikan klarifikasi terkait kontroversi yang melibatkan
empat videotron baru-baru ini yang dipasang di beberapa lokasi strategis di
dalam kota. Videotron-videotron tersebut telah menjadi sorotan publik karena
penggunaannya dinilai sebagai upaya politisasi menjelang Pilkada 2024.
Dalam Konferensi Pers yang digelar
di Kantor Bupati Berau, Sri Juniarsih menegaskan bahwa videotron tersebut
bukanlah alat kampanye politik. Videotron-videotron ini adalah sarana informasi
dan promosi yang digunakan untuk menyampaikan berbagai prestasi dan program
Pemerintah Kabupaten Berau kepada masyarakat.
Sri Juniarsih menjelaskan bahwa
penggunaan anggaran sebesar Rp 5 miliar dari APBD Berau untuk
videotron-videotron ini telah direncanakan dengan matang dan transparan. Ini
bukan sekadar pengeluaran untuk media promosi politik. Ia memastikan bahwa
penggunaan dana ini untuk kepentingan publik, seperti promosi pariwisata dan
informasi pemerintahan yang dapat diakses oleh semua masyarakat.
"Keberadaan videotron ini
masih menjadi bahan perdebatan di kalangan masyarakat. Sebagian mendukung
sebagai langkah transparansi dan upaya memperluas akses informasi, sementara
yang lain tetap meragukan kebutuhan dan manfaat sebenarnya dari penggunaan
anggaran sebesar itu untuk teknologi tersebut," kata Sri, Jumat
(21/6/2024).
Sri Juniarsih juga menekankan pentingnya pengawasan dan evaluasi terhadap konten yang ditampilkan di videotron tersebut. Sri telah memberikan arahan kepada Dinas Komunikasi dan Informatika Berau untuk memastikan bahwa setiap konten yang diproduksi dilengkapi dengan informasi yang jelas dan bermanfaat bagi masyarakat.
"Dalam upaya menjaga
transparansi dan akuntabilitas, saya mengundang semua pihak terkait untuk terlibat
aktif dalam pemantauan dan evaluasi terhadap penggunaan videotron ini," tutup
Sri. (Sep/Nad)